Berita Kegiatan, nasional, Warta Sukoharjo

Hadir Langsung di Pelantikan Persinas ASAD, Ketua DPD LDII Sukoharjo Tekankan Prestasi Atlet Berbasis Akhlak

LDII SUKOHARJO — Suasana pelantikan pengurus baru Persinas ASAD Kabupaten Sukoharjo pada Minggu (15/2/2026) terasa berbeda. Di antara deretan tokoh olahraga dan pejabat daerah yang hadir, kehadiran Ketua DPD LDII Kabupaten Sukoharjo, H. Dalono Abdul Rosyid, menjadi sorotan tersendiri. Bukan sekadar memenuhi undangan, kehadirannya membawa pesan kuat tentang pentingnya prestasi yang sejalan dengan pembentukan karakter dan akhlak atlet.

Pelantikan yang dipimpin Pengurus Daerah Persinas ASAD Provinsi Jawa Tengah itu menetapkan H. Anggi Suryo Kusumo, SH, MSi, CMed sebagai ketua baru. Dengan jumlah atlet Persinas ASAD Sukoharjo yang telah mencapai sekitar 5.000 orang, kepengurusan anyar ini dihadapkan pada tantangan besar: mencetak prestasi sekaligus menjaga marwah pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

Di sela acara, H. Dalono Abdul Rosyid menyampaikan apresiasinya atas soliditas Persinas ASAD Sukoharjo. Menurutnya, pencak silat tidak bisa dipandang semata sebagai olahraga fisik, melainkan juga sarana pembinaan mental dan moral generasi muda.

“Kami di LDII memandang olahraga, khususnya pencak silat, sebagai bagian dari pembentukan manusia seutuhnya. Prestasi itu penting, tetapi akhlak, disiplin, dan tanggung jawab jauh lebih menentukan masa depan atlet,” ujar Dalono dengan nada tegas.

Sebagai Ketua DPD LDII Kabupaten Sukoharjo, ia menilai langkah Persinas ASAD yang menekankan pembinaan karakter sejalan dengan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan yang selama ini digaungkan LDII.

Dalono juga menyoroti komitmen pengurus baru Persinas ASAD yang ingin melakukan regenerasi atlet di setiap kecamatan. Menurutnya, regenerasi bukan hanya soal teknik bertanding, tetapi juga transfer nilai.

“Atlet yang hebat bukan hanya yang sering menang di gelanggang, tapi yang bisa menjadi teladan di tengah masyarakat. Jika ini dijaga, saya yakin Sukoharjo bisa melahirkan atlet pencak silat berkelas nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Ia berharap sinergi antara Persinas ASAD, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan terus diperkuat demi menciptakan iklim pembinaan yang sehat dan berkelanjutan.

Sejalan dengan harapan Pengda Persinas ASAD Jawa Tengah agar lahir bibit unggul untuk memperkuat Ikatan Pencak Silat Indonesia, Dalono menekankan pentingnya komunikasi dan kerja sama lintas organisasi.

“Hubungan harmonis antara Persinas ASAD dan IPSI harus terus dijaga. Dengan persatuan, prestasi akan lebih mudah diraih, dan pencak silat Sukoharjo akan semakin diperhitungkan,” ungkapnya.

Kehadiran Ketua DPD LDII Sukoharjo dalam pelantikan ini menjadi penanda bahwa pembinaan olahraga tidak berdiri sendiri. Ada nilai, ada karakter, dan ada tanggung jawab sosial yang harus dijaga bersama.

Pelantikan pengurus baru Persinas ASAD Sukoharjo pun bukan sekadar seremonial pergantian kepengurusan. Ia menjadi titik awal harapan baru bahwa dari Sukoharjo akan lahir atlet-atlet tangguh, berprestasi, dan berakhlak mulia, sebagaimana harapan banyak pihak, termasuk LDII. (bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *