Wawasan

Ibu Hamil Minum Kopi? Ini Fakta yang Jarang Diketahui, Nomor 3 Sering Diabaikan!

LDIISUKOHARJO.OR.ID – Kopi, bagi sebagian wanita, adalah sahabat pagi hari yang tak tergantikan. Aromanya yang khas dan sensasi energi yang dihasilkan membuat banyak orang sulit melepasnya, termasuk para ibu hamil. Tapi pertanyaannya: bolehkah ibu hamil minum kopi? Apakah aman untuk janin?

Pertanyaan ini akhirnya dijawab oleh Dr. Retno Wijayanti, Dokter Spesialis Gizi Klinis lulusan Universitas Indonesia dan narasumber tetap dalam acara Lines Talk LDII TV. Jawabannya cukup melegakan, namun tetap penuh catatan.

Boleh, Tapi Ada Batasannya!

Menurut dr. Retno, wanita hamil tetap boleh menikmati kopi, asalkan tidak berlebihan. Kafein dalam jumlah tinggi dapat berisiko mengganggu perkembangan janin dan meningkatkan risiko keguguran, terutama di trimester pertama.

“Batas aman konsumsi kopi bagi ibu hamil adalah maksimal 200–300 mg kafein per hari. Itu setara dengan satu hingga dua cangkir kopi per hari, tergantung jenis kopinya,” jelasnya.

Jenis kopi dan takaran seduh sangat berpengaruh. Misalnya, kopi espresso biasanya memiliki kadar kafein lebih tinggi dibanding kopi arabika biasa. Maka dari itu, penting untuk mengetahui jenis kopi yang dikonsumsi dan takarannya.

Jangan Minum Saat Perut Kosong

Kopi saat perut kosong bisa meningkatkan produksi asam lambung, yang menyebabkan rasa tidak nyaman seperti:

  • Nyeri ulu hati,
  • Perut kembung,
  • Mual atau heartburn yang mengganggu.

“Saya sangat menyarankan ibu hamil minum kopi setelah sarapan atau setidaknya setelah ada makanan yang masuk ke lambung,” ungkap dr. Retno.

Waspadai Interaksi dengan Obat-Obatan

Tidak hanya ibu hamil, bahkan pasien pada umumnya perlu memperhatikan interaksi antara kopi dan obat. Bagi ibu hamil yang sedang mengonsumsi:

  • Obat penenang atau tidur,
  • Obat jantung atau tekanan darah,
  • Antibiotik tertentu,

…maka konsumsi kopi harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Kafein dapat memengaruhi efektivitas atau bahkan memperparah efek samping dari obat tersebut.

Kenali Tanda Tubuh Terlalu Banyak Kafein

Konsumsi kopi saat hamil perlu disesuaikan dengan respons tubuh masing-masing. Jika setelah minum kopi muncul gejala seperti:

  • Jantung berdebar-debar,
  • Gelisah berlebihan,
  • Sakit kepala,
  • Susah tidur,

…maka itu tandanya tubuh mulai tidak toleran terhadap kafein.

Solusinya:

  • Kurangi jumlah kopi harian,
  • Pilih kopi low caffeine atau decaf,
  • Perbanyak air putih untuk membantu detoksifikasi alami tubuh.

Hindari Kopi Saat Kurang Tidur atau Stres Berat

Kopi sering dianggap penyelamat saat kantuk menyerang. Tapi untuk ibu hamil, minum kopi saat kelelahan berat atau sedang stres justru bisa memperburuk kondisi.

Kafein dapat menekan hormon relaksasi dan menyebabkan tubuh jadi semakin tegang, bukan malah bertenaga. Oleh karena itu, saat kelelahan, prioritaskan istirahat, bukan menambah kafein.

Tips Aman Minum Kopi Saat Hamil:

1.  Batasi hanya 1–2 cangkir per hari (maks. 300 mg kafein).

2. Minum kopi setelah makan, jangan dalam keadaan perut kosong.

3. Konsultasikan ke dokter jika sedang minum obat tertentu.

4. Hindari kopi saat tubuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *