Meriah! 3.000 Santri PP Wali Barokah Kediri Rayakan HUT ke-80 RI dengan Semangat Persatuan
Kota Kediri – Suasana penuh semangat tampak di Pondok Pesantren Wali Barokah (PPWB) Kota Kediri saat ribuan santri turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selama tiga hari, mulai 19–21 Agustus 2025, sekitar 3.000 santri mengikuti berbagai perlombaan yang digelar di halaman pondok, Burengan, Kediri.
Perayaan tahun ini mengusung tema nasional “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Wakil Ketua PPWB, Agung Riyanto, menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan pedoman yang harus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Bersatu berdaulat mencerminkan karakter bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi rasa rukun, kompak, dan gotong-royong. Rakyat sejahtera adalah komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup. Sedangkan Indonesia Maju adalah misi besar menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Agung yang juga menjabat sebagai Ketua DPD LDII Kota Kediri.
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap visi bangsa, PPWB turut menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disupport oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesehatan sekaligus menunjang prestasi para santri.
Lebih jauh, Agung menekankan pentingnya pendidikan karakter. Melalui ajaran 29 karakter luhur, PPWB bersama LDII terus berupaya menyiapkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.
Dalam kesempatan tersebut, Agung menyampaikan bahwa perayaan HUT RI tidak hanya sekadar pesta rakyat, melainkan juga sarat makna. Ada empat pelajaran utama yang bisa dipetik:
1. Mengenang jasa pahlawan – Menghargai perjuangan para pahlawan yang rela berkorban demi kemerdekaan bangsa.
2. Menumbuhkan nasionalisme – Menguatkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.
3. Mendorong kemajuan bangsa – Menjadikan perayaan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri dan bangsa.
4. Meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara – Mengajak masyarakat untuk taat kepada pemerintah yang sah berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Lebih dari sekadar perlombaan, Agung menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wadah bagi para santri untuk terus belajar, berprestasi, serta menyiapkan diri menghadapi masa depan.
“Kami mendorong santri untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif. Saat terjun ke masyarakat, mereka diharapkan menjadi juru dakwah yang menyejukkan, mampu membawa pesan persatuan, dan tetap menjunjung sportivitas,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa inti dari perayaan bukan hanya soal kemenangan, melainkan bagaimana menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, perayaan HUT ke-80 RI di Pondok Pesantren Wali Barokah berjalan meriah dan khidmat. Semangat kebersamaan, gotong-royong, serta rasa cinta tanah air terlihat jelas dari ribuan santri yang ikut serta.
Agung pun menutup dengan rasa syukur dan harapan besar.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan Agustusan ini. Semoga semangat kemerdekaan senantiasa menjadi energi positif untuk membangun Indonesia yang lebih maju.” (*)