Berita Kegiatan, nasional, Warta Sukoharjo

Penuh Haru di Bulan Ramadan: LDII Sukoharjo Melalui LKS Nur Hasan Santuni 150 Anak Yatim dan Disabilitas di Ponpes Barokah

LDII SUKOHARJO – Suasana penuh haru dan kebersamaan menyelimuti Aula Pondok Pesantren Barokah, Nandan, Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, pada Minggu (15/3/2026). Dalam momentum bulan suci Ramadan yang penuh berkah, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Nur Hasan yang berada di bawah binaan DPD LDII Kabupaten Sukoharjo menggelar kegiatan santunan bagi 150 anak yatim dan penyandang disabilitas.

Kegiatan sosial tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari masyarakat.

Sejak siang hari, para peserta bersama para pendamping telah berkumpul di aula pondok pesantren dengan wajah penuh antusias. Kehangatan kebersamaan terasa begitu kental ketika para tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan pengurus organisasi sosial hadir memberikan dukungan dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

Ketua LKS Nur Hasan, Muhammad Yusuf Romzi, menjelaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus menghadirkan program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kegiatan ini bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga bentuk perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim serta saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Kami ingin mereka merasakan bahwa mereka tidak sendiri dan selalu ada yang peduli,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo dr. Yunia Wahdiyati, M.Si, anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo H. Machmud Lutfi Huzain, Ketua DPD LDII Kabupaten Sukoharjo H. Dalono Abdul Rosyid, Pembina LKS Nur Hasan H. Mukhtar Hartanto, S.HI, serta Kepala Desa Sidorejo Sriyanto, SE.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo dr. Yunia Wahdiyati memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh LKS Nur Hasan bersama LDII Sukoharjo. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial menjadi kunci penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial. Kolaborasi dengan lembaga sosial seperti LKS Nur Hasan sangat diperlukan agar upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan lebih efektif,” ungkapnya.

Ia juga memberikan pesan motivasi kepada anak-anak yang menerima santunan agar tetap semangat menjalani kehidupan, menjaga keimanan, serta terus belajar dan beribadah.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Sukoharjo, H. Dalono Abdul Rosyid, menegaskan bahwa memuliakan anak yatim merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Anak yatim memiliki kedudukan yang sangat mulia di hadapan Allah SWT. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk membantu, mendampingi, dan membimbing mereka agar kelak tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan berakhlak mulia,” tuturnya.

Pesan penuh makna juga disampaikan oleh Pembina LKS Nur Hasan, H. Mukhtar Hartanto. Ia mengajak seluruh pengurus dan relawan untuk terus istiqomah dalam menjalankan program-program sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan santunan seperti ini bukan hanya memberikan bantuan secara langsung, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial kepada seluruh pihak yang terlibat.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas yang hadir.

Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling mengharukan, ketika para penerima santunan menerima bantuan dengan wajah penuh syukur dan harapan.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti buka puasa bersama saat azan Magrib berkumandang, menambah hangat suasana kebersamaan di lingkungan Pondok Pesantren Barokah.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Sukoharjo, khususnya melalui peran aktif organisasi sosial dan keagamaan.

Melalui kegiatan santunan ini, LKS Nur Hasan dan LDII Sukoharjo berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang lebih peduli, berempati, dan saling membantu, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. (bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *