Tarawih Keliling di Masjid Al Fatah: Kehadiran Kepala Desa Dalangan Pererat Silaturohim dengan Warga LDII
LDII SUKOHARJO – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Masjid Al Fatah, Kranggan Mulyo RT 02 RW 06, Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Desa Dalangan menyambut dengan antusias kehadiran Kepala Desa Dalangan, Bagyo Slameto, beserta staf pemerintah desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dalangan dalam kegiatan Tarawih Keliling (Tarling), Minggu (15/3/2026).
Kegiatan Tarling yang dilaksanakan di bulan Ramadan ini menjadi salah satu agenda pemerintah desa untuk mempererat silaturohim sekaligus mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Kehadiran Kepala Desa Dalangan dan rombongan disambut hangat oleh jamaah yang memadati Masjid Al Fatah.
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Desa Dalangan, Sumadi, S.Si., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kehadiran pemerintah desa di tengah-tengah warga.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Kepala Desa Dalangan, Bapak Bagyo Slameto, beserta staf dan anggota BPD yang telah berkenan hadir di Masjid Al Fatah. Kehadiran ini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi warga kami,” ujar Sumadi.
Ia juga menegaskan bahwa LDII sebagai bagian dari masyarakat Desa Dalangan siap berkontribusi dan mendukung berbagai program pemerintah desa demi kemajuan bersama.
“LDII siap bersinergi dengan pemerintah desa. Kami mendukung program-program pembangunan dan kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat Dalangan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Dalangan, Bagyo Slameto, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari warga LDII serta jamaah Masjid Al Fatah. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan Tarawih Keliling merupakan salah satu upaya pemerintah desa untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkuat ukhuwah di bulan suci Ramadan.
“Saya sangat mengapresiasi sambutan yang luar biasa dari warga LDII di Masjid Al Fatah ini. Tarawih keliling bukan hanya kegiatan ibadah, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturohim antara pemerintah desa dengan masyarakat,” ujar Bagyo Slameto.
Ia juga berharap kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus dipertahankan, sehingga tercipta suasana desa yang rukun, aman, dan penuh kekeluargaan.
“Pemerintah desa tentu tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk LDII, untuk bersama-sama membangun Desa Dalangan agar semakin maju dan harmonis,” jelasnya.
Kegiatan Tarling tersebut berlangsung dengan khidmat, dimulai dari salat Isya berjamaah, dilanjutkan salat Tarawih, serta ramah tamah antara pemerintah desa dan warga. Momentum ini sekaligus menjadi ruang dialog yang memperkuat hubungan antara aparat desa dan masyarakat.
Melalui kegiatan Tarawih Keliling ini, diharapkan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai program pembangunan serta kegiatan sosial kemasyarakatan di Desa Dalangan dapat berjalan lebih optimal dan membawa manfaat bagi seluruh warga. (bay)
