Berita Daerah, Berita Kegiatan, nasional, Warta Sukoharjo

Hangatnya Kebersamaan dalam Semangkuk Soto, Remaja LDII Kartasura Asah Kemandirian dan Kekompakan

SUKOHARJO (1/6) – Semangat kebersamaan dan kemandirian terpancar dari wajah para remaja yang mengikuti kegiatan Praktik Kemandirian Remaja yang diselenggarakan PC LDII Kecamatan Kartasura, Minggu (31/5/2026). Bertempat di Kompleks Masjid Baitul Makmur, Pabelan, Kartasura, kegiatan bertema “Hangatnya Kebersamaan dalam Semangkuk Soto” tersebut menjadi sarana pembinaan generasi muda melalui aktivitas yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan.

Kegiatan ini diikuti oleh muda-mudi dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kecamatan Kartasura. Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang telah dipersiapkan panitia. Tidak hanya belajar memasak, mereka juga dituntut untuk bekerja sama, mengatur strategi, membagi tugas, serta menyelesaikan pekerjaan secara mandiri dalam kelompok.

Dalam praktik tersebut, peserta dibagi menjadi beberapa tim yang bertugas mengolah daging kurban menjadi hidangan soto. Masing-masing kelompok bertanggung jawab atas seluruh proses memasak, mulai dari menyiapkan bahan, meracik bumbu, mengolah kuah, hingga menyajikan hasil masakan kepada tim penilai.

Suasana gotong royong terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Setiap anggota kelompok saling membantu agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan menghasilkan hidangan terbaik. Kebersamaan yang terjalin menjadikan kegiatan tersebut tidak sekadar perlombaan, melainkan juga sarana mempererat hubungan persaudaraan antarremaja.

Setelah seluruh hidangan selesai disajikan, panitia melakukan penilaian berdasarkan sejumlah aspek, antara lain cita rasa, kebersihan, kreativitas penyajian, dan kekompakan tim selama proses memasak. Penilaian dilakukan secara objektif untuk memberikan apresiasi terhadap usaha dan kerja keras setiap kelompok.

Sebagai bentuk penghargaan, panitia memberikan sejumlah kategori penilaian, yakni kelompok dengan penyajian tercepat, cita rasa terbaik, penyajian terlengkap, kerja sama tim paling kompak, serta penghargaan bagi PAC dengan tingkat kehadiran peserta tertinggi.

Ketua PC LDII Kecamatan Kartasura, Drs. H. Edi Sanusi, mengapresiasi semangat para remaja yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan generasi muda tidak hanya dilakukan melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga perlu dibarengi dengan pembekalan keterampilan hidup yang bermanfaat.

“Melalui kegiatan seperti ini, para remaja belajar banyak hal sekaligus. Mereka belajar mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan berani mengambil peran dalam kelompok. Nilai-nilai ini sangat penting sebagai bekal mereka dalam kehidupan bermasyarakat maupun ketika memasuki dunia kerja dan keluarga nantinya,” ujarnya.

Edi menjelaskan bahwa konsep praktik kemandirian sengaja dikemas dalam bentuk kegiatan yang menyenangkan agar peserta lebih mudah menerima pembelajaran. Menurutnya, pengalaman langsung akan memberikan kesan yang lebih mendalam dibandingkan hanya teori semata.

“Kami ingin membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga memiliki keterampilan hidup, karakter yang kuat, serta kemampuan berkolaborasi. Memasak mungkin terlihat sederhana, namun di dalamnya ada pelajaran tentang disiplin, komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen waktu,” jelasnya.

Ia juga menilai tema “Hangatnya Kebersamaan dalam Semangkuk Soto” sangat relevan dengan tujuan kegiatan. Sebab, proses memasak yang dilakukan bersama-sama mampu menumbuhkan rasa persaudaraan dan kepedulian antaranggota.

“Yang paling penting bukan siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana mereka bisa belajar bekerja sama dan merasakan indahnya kebersamaan. Nilai itulah yang ingin kami tanamkan kepada generasi muda LDII Kartasura,” tambahnya.

Lebih lanjut, Edi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan karakter generasi penerus. Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut para remaja memiliki kemampuan adaptasi, kreativitas, dan kemandirian yang baik.

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama hasil masakan masing-masing kelompok. Momen tersebut semakin mempererat keakraban di antara peserta, panitia, dan para pembina. Gelak tawa serta suasana penuh kekeluargaan mewarnai akhir kegiatan yang berlangsung dengan lancar dan sukses.

Melalui praktik kemandirian ini, PC LDII Kartasura berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas dan berakhlak mulia, tetapi juga memiliki keterampilan hidup, semangat gotong royong, serta kepedulian sosial yang tinggi sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (bay)

One thought on “Hangatnya Kebersamaan dalam Semangkuk Soto, Remaja LDII Kartasura Asah Kemandirian dan Kekompakan

  1. Pembekalan kemandirian anak-anak (generus) sejak dini merupakan upaya membekali anak dengan keterampilan hidup (life skills) yang kelak in sya Allah berguna ketika sudah dewasa atau ketika membangun keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *