Berita Kegiatan, nasional, Warta Sukoharjo

LDII Sukoharjo Dorong Persinas ASAD Perkuat Pembinaan Generasi Muda Berkarakter

SUKOHARJO (20/9) – Pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif terus menjadi perhatian berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Sukoharjo. Salah satunya melalui penguatan organisasi dan pembinaan atlet pencak silat Persinas ASAD di tingkat kecamatan.

Hal tersebut terlihat dalam pelantikan 12 Pengurus Kecamatan (Pengcam) Persinas ASAD Kabupaten Sukoharjo masa bakti 2026–2031 yang digelar di Graha Satya Praja Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (19/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD LDII Kabupaten Sukoharjo, Drs. H. Dalono Abdul Rosyid, yang memberikan perhatian terhadap keberlangsungan pembinaan generasi muda melalui olahraga pencak silat.

Bagi LDII, keberadaan Persinas ASAD tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi olahraga. Aktivitas pencak silat juga dapat menjadi ruang pembentukan kedisiplinan, tanggung jawab, mental positif, serta karakter generasi muda.

Dalono Abdul Rosyid menyampaikan bahwa penguatan pembinaan di tingkat kecamatan memiliki arti penting karena menjadi salah satu fondasi keberlangsungan kegiatan olahraga dan pembinaan generasi muda di tengah masyarakat.

“Pelantikan ini bukan hanya pergantian atau pengukuhan kepengurusan, tetapi menjadi awal dari amanah untuk melanjutkan pembinaan generasi muda. Harapannya, Persinas ASAD semakin aktif membina atlet sekaligus membentuk generasi yang disiplin, berkarakter dan memiliki budi pekerti yang baik,” ujar Dalono.

Menurutnya, prestasi olahraga perlu berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Kemampuan seorang atlet, kata dia, tidak hanya diukur dari capaian di arena pertandingan, tetapi juga dari sikap, kedisiplinan dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

“Prestasi tentu penting, tetapi karakter tidak kalah penting. Anak-anak yang dibina melalui olahraga harus memiliki semangat berlatih, menghormati orang lain, menjunjung sportivitas dan mampu membawa nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat,” lanjutnya.

Dalono juga mengapresiasi pelantikan 12 Pengcam Persinas ASAD yang dilaksanakan secara serentak. Dengan kepengurusan baru tersebut, pembinaan diharapkan semakin terorganisasi dan mampu menjangkau lebih banyak generasi muda di berbagai wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Ia berharap para pengurus kecamatan dapat menjaga komunikasi dengan pemerintah, tokoh masyarakat, perguruan pencak silat maupun berbagai elemen lainnya.

“Sinergi sangat diperlukan. Ketika organisasi, pemerintah dan masyarakat dapat berjalan bersama, pembinaan generasi muda akan semakin kuat. Yang kita bangun bukan hanya atlet berprestasi, tetapi juga generasi yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan,” ungkapnya.

Pelantikan tersebut dilakukan terhadap 12 Pengcam Persinas ASAD se-Kabupaten Sukoharjo untuk masa bakti 2026–2031. Ketua Cabang Persinas ASAD Sukoharjo, Haji Anggi Suryo Kusumo, SH, M.Si., menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi setelah pelantikan.

Pengurus kecamatan diharapkan memastikan kegiatan latihan di gelanggang masing-masing tetap berjalan dan terkelola dengan baik. Selain itu, pembinaan prestasi harus dibarengi dengan pembentukan karakter dan budi pekerti luhur.

Dalam arahannya, terdapat tiga hal yang menjadi perhatian utama, yakni penguatan konsolidasi organisasi, peningkatan prestasi sekaligus pembinaan karakter atlet, serta membangun komunikasi harmonis dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada jajaran Persinas ASAD yang terus mengembangkan olahraga pencak silat di Kabupaten Sukoharjo.

Menurutnya, pencak silat bukan semata-mata olahraga yang mengandalkan kemampuan fisik. Di dalamnya terdapat nilai filosofi, mental, spiritual, estetika serta pembentukan karakter.

Ia juga berharap prestasi para pesilat muda Sukoharjo dapat terus berkembang hingga mampu berkompetisi di tingkat nasional.

Bagi LDII Sukoharjo, momentum pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan generasi muda melalui jalur olahraga dan kegiatan positif.

Dalono menambahkan, keberhasilan pembinaan membutuhkan proses yang berkelanjutan, mulai dari pembinaan usia dini, peningkatan kualitas latihan, penguatan mental atlet hingga pendampingan karakter.

“Semoga para pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Mari bersama-sama menjadikan pencak silat sebagai sarana membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, berkarakter dan mampu memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Sukoharjo,” pungkasnya. (bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *