Berita Daerah, Berita Kegiatan, nasional, Warta Sukoharjo

Warga LDII Tawangsari Gotong Royong Cor Pondasi Masjid Al Kautsar

SUKOHARJO (24/8) — Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan sarana ibadah kembali ditunjukkan warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Tawangsari. Warga LDII bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti pengecoran pondasi dalam pembangunan Masjid Al Kautsar yang berada di Dukuh Kenteng, Desa Pojok, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembangunan Masjid Al Kautsar yang diharapkan nantinya dapat menjadi tempat ibadah sekaligus sarana pembinaan keagamaan dan kegiatan sosial bagi warga di lingkungan sekitar.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) LDII Kecamatan Tawangsari, Edi Purwanto, S.Pd., menyampaikan bahwa kerja bakti merupakan bentuk nyata kebersamaan warga dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan.

Menurutnya, kegiatan pembangunan masjid tidak hanya membutuhkan dukungan berupa material, tetapi juga semangat kebersamaan dan tenaga dari seluruh elemen yang terlibat.

“Kerja bakti ini merupakan wujud kepedulian dan semangat gotong royong warga LDII dalam mendukung pembangunan Masjid Al Kautsar. Kami berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan nantinya memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Edi Purwanto.

Dalam kegiatan tersebut, warga turut terlibat secara langsung dalam proses pengecoran pondasi. Kebersamaan tampak dari pembagian tugas di lapangan, mulai dari menyiapkan material, mengaduk bahan cor, hingga membantu proses pengecoran pondasi.

Kegiatan gotong royong tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarsesama warga. Semangat bekerja bersama menunjukkan bahwa pembangunan rumah ibadah bukan semata-mata pekerjaan fisik, melainkan juga sarana menumbuhkan kepedulian, kekompakan, dan rasa memiliki terhadap lingkungan.

Pembangunan Masjid Al Kautsar di Dukuh Kenteng diharapkan dapat terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting agar pembangunan dapat diselesaikan dengan baik.

Edi Purwanto menambahkan, semangat gotong royong perlu terus dipelihara karena menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan kebersamaan, pekerjaan yang berat dapat terasa lebih ringan dan tujuan pembangunan dapat dicapai secara bersama-sama.

“Semoga pembangunan Masjid Al Kautsar diberikan kelancaran, kemudahan, serta dukungan dari berbagai pihak hingga selesai dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kegiatan ibadah dan kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya. (bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *