Berita Kegiatan, nasional, Uncategorized, Warta Sukoharjo

Sukoharjo Jadi Pusat Kreasi Pangan Sorgum Jawa Tengah, LDII Gelar Lomba Tingkat Provinsi

SUKOHARJO (23/8) – Kabupaten Sukoharjo dipercaya menjadi tuan rumah Lomba Olahan Makanan Berbahan Sorgum tingkat Jawa Tengah yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Jawa Tengah, Minggu, 23 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di kompleks Pondok Pesantren Barokah, Sukoharjo, dan diikuti perwakilan DPD LDII dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Lomba tersebut tidak sekadar menjadi ajang adu kreativitas memasak. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan mendorong pemanfaatan pangan lokal sekaligus memperkenalkan sorgum sebagai salah satu alternatif sumber pangan yang memiliki nilai gizi dan potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Para peserta akan menghadirkan beragam kreasi makanan berbahan dasar sorgum. Inovasi tersebut diharapkan menunjukkan bahwa sorgum dapat diolah menjadi berbagai produk pangan yang menarik, sehat, bernilai ekonomi, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

Pemilihan sorgum sebagai tema kegiatan juga sejalan dengan pentingnya diversifikasi pangan. Ketergantungan terhadap satu jenis sumber karbohidrat dapat dikurangi dengan memperkenalkan berbagai komoditas lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi pangan alternatif.

Pelaksanaan kegiatan di Sukoharjo turut mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Sukoharjo, jajaran Dinas Ketahanan Pangan, serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran unsur pemerintah diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi pangan lokal. Sinergi tersebut dinilai penting agar gerakan diversifikasi pangan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain kompetisi, lomba ini juga menjadi ruang edukasi untuk mengenalkan sorgum secara lebih luas. Masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa komoditas pangan alternatif dapat dikembangkan menjadi makanan yang beragam dan memiliki nilai tambah.

DPW LDII Jawa Tengah melalui kegiatan tersebut menunjukkan komitmennya untuk ikut mengambil bagian dalam mendukung ketahanan pangan. Pemanfaatan potensi lokal, inovasi pengolahan makanan, dan peningkatan kesadaran masyarakat menjadi langkah yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dari tingkat daerah.

Dengan menjadi tuan rumah kegiatan tingkat Jawa Tengah, Sukoharjo tidak hanya menjadi lokasi berlangsungnya perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya gagasan dan kreativitas dalam mengembangkan pangan alternatif. Dari olahan sorgum, diharapkan lahir inspirasi baru menuju pola konsumsi pangan yang lebih beragam, mandiri, sehat, dan berkelanjutan. (bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *