DPD LDII Sukoharjo Ikuti Rakor TIAT dan KIM Jateng 2026: Dorong Digitalisasi dan Penguatan Organisasi
KENDAL (26/4) – DPD LDII Kabupaten Sukoharjo mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Biro TIAT dan KIM LDII Jawa Tengah 2026 yang digelar di GNBS Kendal, Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran teknologi dan media guna mendukung kinerja organisasi di era digital.
Dalam arahannya, Wanhat DPP LDII Jawa Tengah, Farid Abdurrahman, menegaskan bahwa KIM harus dikelola secara kreatif dengan niat berjuang fisabilillah. Ia menyampaikan bahwa LDII telah diterima masyarakat dan memberikan kontribusi nyata, sehingga hubungan baik tersebut harus terus dijaga. Ia juga berharap kinerja LDII di tingkat DPW dan DPD semakin meningkat, khususnya dalam menghadapi digitalisasi.
Ketua DPW LDII Jawa Tengah, Singgih Tri Sulistyono, menekankan pentingnya pola pikir yang mampu memanfaatkan setiap momen menjadi bernilai ganda. Ia menyoroti perubahan era digital yang kini memungkinkan setiap orang menyebarkan informasi tanpa sensor, sehingga diperlukan kemampuan untuk menertibkan informasi dan membangun citra organisasi yang positif. Dengan 66% warga yang melek internet dan hampir 100% generasi muda yang aktif di dunia digital, potensi ini dinilai sangat besar.
Sementara itu, Praktisi IT H. Lukman Abdul Fatah memaparkan pentingnya transformasi peran TIAT sebagai penggerak strategi organisasi melalui konvergensi data dan tata kelola modern. Ia menjelaskan bahwa telematika menjadi infrastruktur utama yang mencakup konvergensi telekomunikasi, integrasi informatika, serta penguatan pusat data organisasi. Selain itu, tata kelola investasi teknologi perlu dirancang secara sistematis agar mampu memberikan nilai dan mendukung tujuan organisasi.
Dalam sesi transformasi digital, ditegaskan pentingnya sinergi untuk menciptakan kelancaran organisasi, mulai dari integritas telematika, penguatan tata kelola digital, hingga modernisasi media komunikasi. Re-branding Departemen TIAT juga diarahkan untuk mengutamakan User Experience (UX) serta menjadikan sistem telematika sebagai tulang punggung penyebaran informasi secara real-time.
Menanggapi kegiatan tersebut, Ketua TIAT DPD LDII Kabupaten Sukoharjo, Bagus Wahyu Maskuri, menyampaikan bahwa Rakor ini memberikan arah yang jelas dalam penguatan peran TIAT di daerah.
“Kami melihat ini sebagai momentum penting untuk berbenah. TIAT di Sukoharjo harus mampu beradaptasi dengan cepat, tidak hanya dalam pengelolaan teknologi, tetapi juga dalam membangun sistem informasi yang tertib, terintegrasi, dan bermanfaat bagi organisasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, ke depan pihaknya akan fokus pada penguatan tata kelola digital, peningkatan kapasitas SDM, serta optimalisasi media informasi agar lebih profesional dan terpercaya.
“Dengan semangat sinergi dan transformasi digital, kami optimis LDII Sukoharjo dapat semakin berkontribusi nyata, sekaligus membangun citra organisasi yang modern dan berdaya saing,” pungkasnya. (bay)
